Berbagai Jenis Karpet Kantor Yang Paling Banyak Dicari

Berbagai Jenis Karpet Kantor

Saat ini karpet telah menjadi perangkat dekoratif yang dibutuhkan banyak orang guna membuat suasana yang nyaman dan menciptakan kesan elegan. Tak hanya di rumah saja, karpet juga kini menjadi kebutuhan utama gedung – gedung besar seperti kantor. Fungsi karpet kantor tak lain adalah sebagai fokus desain interior atau menambahkan nilai estetik yang membuat setiap ruangan di kantor menjadi lebih indah dan mewah. Ada banyak macam dan spesifikasi karpet yang sering digunakan di kantor yang tentunya dapat disesuaikan dengan desain interior maupun ruangan di kantor itu sendiri. Sebelum memilih karpet mana yang akan dipasang di ruangan kantor Anda, ada baiknya Anda mengetahui jenis karpet yang banyak peminatnya dan paling di cari orang – orang. Informasi berikut ini juga pastinya akan memberikan refrensi bagi Anda yang masih kebingungan memilih jenis karpet.

Jenis Karpet Kantor Yang Banyak Dicari

Berbagai Jenis Karpet Kantor

Karpet Meteran

Karpet kantor jenis meteran ini biasa disebut juga sebagai karpet roll. Pada umumnya karpet ini memiliki lebar maksimal 4 meter dengan panjang yang bervariasi, yaitu mulai dari 25 meter, 35 meter, hingga 40 meter. Karpet jenis ini memiliki 3 tipe yang banyak dijual di pasaran, yaitu:

Tipe Latex Backing

Karpet meteran tipe ini dibuat dengan mesin loom sehingga memiliki lapisan latex pada bagian bawahnya. Latex sendiri merupakan lem perekat yang sangat kuat untuk melekatkan benang pada bahan karpet. Sementara benang tersebut dibuat dari benang polypropylene yang merupakan biji plastik berkualitas. Karpet tipe latex backing ini banyak sekali pilihannya, Anda bisa menemukan karpet yang polos, motif sederhana, hingga motif elegan yang sangat cocok untuk interior kantor.

Tipe Wilton

Tipe yang satu ini lebih sering digunakan untuk ruangan besar atau ruangan khusus yang jarang dilalui banyak orang. Misalnya seperti ruang aula, ruangan khusus untuk  manajer, dan ruangan direksi. Karpet ini dibuat menggunakan mesin yang disebut wilton jackquard dengan dua jenis benang, yaitu benang polypropylene dan benang nylon. Karpet ini juga cukup tebal karena memiliki tinggi sekitar 8 mm samoai 13 mm. Dengan keunikannya tersebut, maka tak heran jika karpet wilton menawarkan harga yang lebih tinggi dibandingkan karpet latex backing.

Desain Axminster dan Handtufted

Desain karpet axminster dan desain handtufed sebenarnya adalah sebutan untuk karpet kantor yang dipesan secara custom. Artinya, setiap pembeli diberi kebebasan untuk menentukan motif, warna hingga ukuran sesuai keinginan, selera, atau berdasarkan kebutuhan ruangan. Meskipun sama – sama dikhususkan untuk pembeli yang ingin memesan karpet secara custom, namun tetap ada perbedaan di antara kedua tipe desain ini. Desain handtufted biasanya dibuat dengan menggunakan mesin tufting yang kemudian mengandalkan bantuan tangan. Jenis benang yang digunakan adalah benang akrilik dan benang wool. Desain ini memiliki bentuk yang cukup tebal yaitu sekitar 10 mm – 14 mm. Sedangkan desain axminster hanya memiliki ketebalan sekitar 7 mm. Axminster biasanya menggunakan benang wool yang berasal dari New Zealand dengan komposisi 80% wool dan 20% nylon.

Karpet Tile Kotak – Kotak

Sesuai dengan namanya, karpet jenis ini memiliki bentuk fisik kotak – kotak. Karpet ini memang terbilang cukup unik karena cara pemasangannya yang mirip seperti pemasangan lantai keramik pada umumnya. Hanya saja, Anda tidak perlu membuat adonan perekat yang terbuat dari campuran semen dan pasir untuk menempel karpet tile kotak kotak. Karpet ini pemasangannya sangat mudah karena tinggal ditempelkan saja bagian bawahnya ke atas permukaan lantai dengan menggunakan lem. Anda juga tidak memerlukan underlayer atau foam. Anda hanya memerlukan lem untuk memasangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *