Cara Merawat Plafon Gypsum Agar Tahan Lama

Cara Merawat Plafon Gypsum

Untuk mewujudkan hunian yang nyaman dan aman, banyak orang menggunakan plafon. Plafon atau yang biasa disebut dengan langit-langit rumah berfungsi untuk menutupi atap rumah dari bagian dalam, sehingga ruangan akan terlihat lebih rapi. Dengan menambahkan plafon juga dipercaya dapat menambah nilai estetika rumah Anda, karena saat ini plafon tersedia dalam beragam pilihan model yang bisa disesuaikan dengan bentuk rumah dan keinginan Anda. Dengan berbagai pilihan model dan warna ini, plafon dapat membuat rumah Anda terlihat lebih menawan.

Plafon gypsum merupakan salah satu jenis plafon yang menjadi favorit semua orang. Selain dari harganya yang cukup terjangkau, gypsum memiliki ketahanan yang bagus terhadap api sehingga tidak mudah terbakar. Akan tetapi, plafon jenis ini dapat mudah rusak jika terjadi benturan. Oleh karena itu Anda harus hati-hati saat menggunakan tangga atau tongkat dan jangan sampai berbenturan dengan plafon. Agar plafon berbahan gypsum dapat lebih tahan lama dan tidak cepat rusak, maka Anda juga harus rajin merawatnya.

Perawatan Plafon Gypsum

Untuk merawat plafon gypsum sebenarnya tidaklah sulit. Selama Anda tidak malas melakukan perawatan secara rutin, maka plafon rumah Anda tidak akan cepat rusak. Karena jika Anda lalai dalam merawatnya, plafon berbahan gypsum yang sudah rusak akan sulit untuk diperbaiki. Lebih baik mencegah dari pada mengobati bukan? Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melawat plafon berbahan gypsum:

1. Bersihkan Secara Rutin

Rumah yang indah adalah rumah yang bersih. Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga kebersihan rumah. Plafon sebagai bagian penting dari rumah juga harus dijaga kebersihannya. Meskipun jarang terjangkau oleh mata, tetapi seperti bagian rumah yang lainnya debu juga banyak menempel di sisi-sisi plafon. Tumpukan debu selama beberapa hari pada plafon mungkin tidak akan terlihat, namun jika sudah terlalu lama dibiarkan menumpuk maka kotoran pun akan menghitam di beberapa sudut plafon. Tidak hanya debu, terkadang laba-laba juga senang membuat sarang di langit-langit rumah. Oleh karena itu, Anda harus rajin membersihkan plafon rumah agar tidak ada sarang laba-laba ataupun debu yang menempel disana.

2. Perbaiki Atap yang Bocor

Salah satu fungsi plafon adalah untuk menahan air yang jatuh dari sela-sela atap agar tidak jatuh ke lantai. Walaupun begitu, plafon berbahan gypsum yang terus-menerus terkena air juga dapat menyebabkan materi pembentuk gypsum cepat terurai dan menyebabkan kerusakan. Plafon yang terkena banyak air hujan juga akan menyebabkan permukaannya bergelombang dan meninggalkan banyak noda kecokelatan. Maka saat ada atap yang bocor, Anda harus dengan segera memperbaikinya agar air hujan tidak mengenai plafon.

3. Tambahkan Bahan Pelapis

Seperti yang dikatakan sebelumnya, air hujan dapat menurunkan kualitas plafon berbahan gypsum. Namun untuk tetap menjaga keindahan dan kekuatan plafon, Anda bisa melindunginya  dengan menambahkan bahan pelapis. Anda bisa memilih bahan pelapis yang waterproof untuk memberikan perlindungan yang lebih sempurna.

4. Perbaiki Lubang yang Ada

Plafon berbahan gypsum memang lebih rentan rusak apabila terjadi benturan. Maka terkadang plafon ini lebih cepat berlubang jika ada beban berlebih diatasnya, seperti tikus atau kucing yang lewat. Anda tidak boleh menyepelekan lubang kecil di plafon rumah Anda. Segera perbaiki lubang kecil tersebut sebelum menjadi semakin membesar. Untuk bagian plafon yang memiliki lubang kecil bisa dengan mudah ditambal tanpa harus mengganti lapisan gypsum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *